JAKARTA Sebagian pelaku industri otomotif di Tanah Air meyakini pasar mobil diesel di Indonesia akan kembali bergairah pada tahun ini.

Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia Yohannes Na-ngoi mengatakan semakin mahalnya harga BBM menjadi faktor yang mendorong mobil diesel kembali diminati konsumen.

“Saya optimistis mobil diesel mempunyai masa depan yang menjanjikan karena konsumsi ba-han bakarnya lebih irit,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis, kemarin.

Dengan kondisi tersebut-, dia mengatakan sekalipun harga solarikut naik, dari sisi konsumsi mobil diesel akan lebih diuntungkan.

Dari sisi tenaga, Nangoi mengatakan mesin diesel juga dapat lebih diandalkan karena daya yang dihasilkan lebih besar dibandingkan dengan mesin bensin.

Dia menegaskan Isuzu akan terus memperkuat positioning sebagai merek mobil diesel. Untuk memperkuat penetrasi, menurut Nangoi, pada tahun ini Isuzu akan merilis sejumlah varian baru ke pasar Indonesia.

Isuzu merupakan ATPM yang memfokuskan penjualannya pada segmen mobil diesel.

Selain Panther, varian lain yang dikeluarkan Isuzu di Indonesia antara lain kendaraan) double cabin D-Max dan kendaraan niaga

Isuzu Elf.

Menjanjikan

Managing Director PT GM AutoWorld Indonesia Mukiat Sutikno juga optimistis mobil diesel di Indonesia akan mempunyai prospek pasar yang menjanjikan.

“Saya kira prospeknya sangat bagus. Image mesin diesel yang selama ini banyak dicitrakan kotor sudah berkurang sekali,” ujarnya kemarin.

Di sisi ekonomis, Mukiat juga menilai mobil diesel cukup diuntungkan karena pengoperasiannya yang lebih irit.

General Motors ikut bermain di segmen mobil diesel melalui salah satu varian SUV Captiva.

Selain di segmen kendaraanniaga, beberapa ATPM belakangan semakin agresif menggarap segmen diesel dengan mesin diesel generasi baru.

BMW misalnya, sejak tahun lalu melengkapi varian produknya dengan merilis versi diesel dari premium SUV X5.

Direktur Komunikasi Korporasi PT BMW Indonesia Helena Abidin sebelumnya mengatakan pihaknya telah menyusun program jangka panjang berupa penambahan model-model kendaraan bermesin diesel.

Menurut dia, konsumen otomotif di Indonesia mulai menyadari bahwa mesin diesel telah menjadi bagian dari teknologi ramah lingkungan yang mampu meredam emisi gas buang kendaraan bemotor.